UJIAN-AKHIR-SEMESTER GENAP-2020/2021-FISIKA-DASAR II-KAMPUS-ITBI-MILENIAL-MEDAN

Nama : Falensius Mendrofa 

Kelas : Pagi

Jurusan : Teknik Industri S1 

UAS FISIKA DASAR II T.P 2020/2021


         JAWABAN

No 1.

Periode di dalam gerak harmonik sederhana merupakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali getaran. Sedangkan, untuk frekuensi merupakan banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda per detik, dimana satuan frekuensi adalah Hertz atau Hz.


No 2.

Hitung panjang gelombang menggunakan persamaan panjang gelombang.

Panjang gelombang umumnya disimbolkan dengan huruf Yunani lamda, .

Laju umumnya disimbolkan dengan huruf v {\displaystyle v} .

Frekuensi umumnya disimbolkan dengan huruf f {\displaystyle f} .

λ = v f {\displaystyle \lambda ={\frac {v}{f}}}.

Untuk menghitung laju dari frekuensi dan panjang gelombang tertentu, gunakan persamaan . Untuk menghitung frekuensi gelombang dengan laju dan panjang gelombang tertentu, gunakan persamaan .[5]

Misalnya: cari laju gelombang yang memiliki panjang 450 nm dan frekuensi 45 Hz. .

Misalnya: cari frekuensi gelombang yang memiliki panjang 2,5 m dan laju 50 m/s. .


No 3.


No 4

Efek Doppler merupakan suatu kejadian di mana frekuensi gelombang dari suatu sumber yang diterima oleh detektor mengalami perubahan akibat perubahan posisi atau pergerakan relatif detektor terhadap sumber gelombang atau sebaliknya.

No 5

Sebuah bola lampu mercusuar terletak pada jarak 80 cm dari pusat rotasi dan kemudian berputar dalam posisi horizontal sehingga dalam 5 detik terjadi 10 kali gerak melingkar.

tentukan : 

1. Frekwensi

2. priode

3. kelajuan linear

4. kecepatan sudut.

Jawaban

r = 80 cm / 0.8 m

t = 5 detik/sekon

n = 10

1. F = n/t

F = 10/5

F = 2 Hz

2. T = t/n

T = 5/10

T = 1/4 s

3. V = ω × r

V = 4π × 0.8

V = 3,2π m/s

atau V = 3,2×π

V = 3,2 × 3,14

V = 10,048 m/s

4. ω = 2π×f

ω = 2π×2

ω = 4π rad/s

atau ω = 4×π

ω = 4 × 3,14

ω = 12,56 rad/s

maaf jika salah

No 6

Cara Kerja ElectroStatic Precipitator


Cara kerja dari electrostatic precipitator (ESP) yaitu sebagai berikut :


(1)  Melewatkan gas buang (flue gas) melalui suatu medan listrik yang terbentuk antara discharge electrode dengan collector plate, flue gas yang mengandung butiran debu pada awalnya bermuatan netral dan pada saat melewati medan listrik, partikel debu tersebut akan terionisasi sehingga partikel debu tersebut menjadi bermuatan negatif (-).


(2) Partikel debu yang bermuatan negatif (-) selanjutnya menempel pada pelat-pelat pengumpul (collector plate), lihat gambar 4. Debu yang dikumpulkan di collector plate dipindahkan kembali secara periodik dari collector plate melalui suatu getaran (rapping). Debu ini kemudian jatuh ke bak penampung (ash hopper), lihat gambar 1 dan 2, dan dipindahkan (transport) ke flyash silo dengan cara dihembuskan (vacuum).


No 7

Diket:

ω = 120 rpm = 120π/30 rad/s = 4π rad/s

r = 10 cm = 0,1 m

Dit: v.....?

v = ω x r

v = 4π x 0,1

v = 0,4 π m/s

v = 1,256 m/s


No 8

Pengertian Termodinamika


Jadi, ilmu ini menggambarkan usaha untuk mengubah kalor (perpindahan energi yang disebabkan perbedaan suhu) menjadi energi serta sifat-sifat pendukungnya. Termodinamika berhubungan erat dengan fisika energi, panas, kerja, entropi dan kespontanan proses.


Selain itu, Termodinamika juga berhubungan dengan mekanika statik. Cabang ilmu Fisika ini mempelajari suatu pertukaran energi dalam bentuk kalor dan kerja, sistem pembatas dan lingkungan. Aplikasi dan penerapan Termodinamika bisa terjadi pada tubuh manusia, peristiwa meniup kopi panas, perkakas elektronik, Refrigerator, mobil, pembangkit listrik dan industri, adalah peristiwa Termodinamika yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.


Contoh:Contoh Soal Termodinamika

Suatu gas itu mempunyai volume awal 10 m3 dipanaskan yakni dengan kondisi isobaris sampai volume akhirnya itu menjadi 25 m3. Apabila tekanan gas itu ialah 2 atm, maka tentukan usaha luar gasnya ! (1 atm = 1,01 x 105 Pa).


Jawab:


Diketahui bahwa:


V2 = 25 m3

V1 = 10 m3

P = 2 atm = 2,02×105 Pa

Yang Ditanyakan adalah W?

Isobaris → Tekanan Tetap, pakai rumus W = P (ΔV)


W = P(V2 −V1)

W = 2,02x 05 x(25 − 10)= 3,03×106 joule


No 9

Usaha adalah energi yang disalurkan supaya berhasil menggerakkan atau menggeser benda dengan gaya tertentu. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha.


Contoh:Sebuah benda meluncur di atas papan kasar sejauh 7 m. Jika benda mendapatkan gesekan dengan papan sebesar 120 N, tentukan besarnya usaha yang dilakukan gaya gesek tersebut!


Diketahui:


fg = 120 N


s = 7 m


Ditanya: W =…?

Pembahasan:

Oleh karena gaya gesek berlawanan dengan perpindahan benda, maka usaha yang dilakukan bernilai negatif. Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut.

Jadi, besarnya usaha yang dilakukan oleh gaya gesek tersebut adalah 840 J.


No 10

Abstrak


Ilmu fisika merupakah salah satu ilmu yang sangat erat kaitanyya dengan kehidupan manusia. Ilmu fisika akan berguna bagi manusia apabila sudah diwujubkan dalam bentuk hasil teknologi. Dengan ilmu fisika semua pekerjaan menjadi ringan karena adanya penerapan ilmu fisika yang di implikasikan dalam teknologi yang canggih. Beberapa konsep fisika dapat tergabung dalam satu bentuk peralatan sebagi hasil teknologi. Dalam arti ada peralatan yang hanya menggunakan satu konsep fisika dan ada yang lebih dari satu konsep fisika. Ilmu fisika akan mendasari perkembangan peralatan yang digunakan manusia. Penemuan-penemuan terbaru dalam bidang fisika akan memperbaiki teknologi yang sudah ada. Baik disadari maupun tidak pada hakikatnya setiap manusia membutuhkan ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menjalani kehidupan ini secara harmonis. Dimana perkembangan teknologi itu tentu merupakan implikasi dari ilmu fisika yang telah di pelajari oleh para pakar yang ahli di bidangnya. Mempelajari fisika mempunyai banyak manfaat. Tanpa adanya ilmu fisika semua peralatan canggih yang dapat meringankan pekerjaan manusia tidak dapat terwujud.


TERIMAKASIH 









Komentar